Wildlife: Ikan Hantu Mata Hijau (Macropinna microstoma)
Ikan ini kehilangan kulit kepalanya (bukan jadi Ketombe), bagian kepalanya bisa terlihat oleh semua orang. Berjalan seperti zombie di kegelapan dengan bagian dalam kepala terlihat….

Punya julukan yang menyeramkan tetapi dia tetap berenang dengan tenang. Barreleye Fish namanya, dia seringkali dapat julukan hantu laut karena morfologi tubuhnya yang unik. Tenang saja dia masih hidup kok. Tubuhnya memiliki panjang yang umum dimiliki ikan Pelagis yaitu berkisar 5 - 16 cm. Morfologi tubuh yang menakutkan adalah ciri unik dia dengan tubuh yang warnanya gelap abu-abu hingga coklat dan bagian kepala yang transparan sehingga kita dapat melihat bola mata nya dan isi kepalanya hingga kerangkanya. Gimana nggak menyeramkan coba, bagian kepalamu terlihat oleh semua orang 😫.

Barrel (Tong/Barel) dan Eye (Mata). Pembeda antara dia dengan ikan lainnya adalah matanya yang terlihat dari atas kepalanya yang berwarna hijau (pigmen hijau untuk menyaring sinar matahari). Dimana bentuknya menyerupai “Tong” atau “Barel” yang di atasnya terdapat dua bola mata. Jangan sampai salah ya, lubang yang ada di atas mulut mereka adalah hidung mereka, bukan mata, aneh bukan. Fisik yang seperti ini membuat dia bisa melihat ke segala arah dan mencium aroma makanan lezat. Maka dari itu para ilmuwan menamai mereka Barreleye Fish karena mata mereka yang seperti tabung.

Tapi tenang aja kok, kamu gak akan bisa dan gak akan kuat menemuinya (Biar Dilan saja wkwk). Soalnya dia hidup di laut dalam (Deepsea... Lala dan Po nya mana???) dengan kedalaman bisa mencapai 600 dan 800 meter dibawah permukaan laut. Lebih tepatnya di Zona Pelagis (Zona kolom perairan) yaitu Zona Mesopelagis (200 - 1000 m). Tentunya masih banyak Zona dibawah itu yang lebih dalam. Dilan pun gak akan kuat sampai kesana.
Pernah kepikiran gak kenapa ikan-ikan di laut dalam cenderung memiliki bentuk aneh?. Jawabannya simpel yaitu "Adaptasi". Mereka perlu penyesuaian morfologi serta kondisi tubuh yang sesuai untuk bertahan hidup di ekosistem dan habitat tersebut. Akan tetapi di laut dalam adaptasi itu berlangsung dengan cara yang “ekstrim” karena kondisi alam yang berbeda dibandingkan permukaan seperti tekanan yang tinggi, kadar oksigen yang sedikit, salinitas, arus dan masih banyak lagi faktor oseanografi dan kimiawi yang berbeda. Hal inilah yang membuat spesies di laut dalam menyesuaikan bentuk tubuhnya secara ekstrim dengan “memodifikasi hal yang tidak mereka butuhkan di tubuhnya” dan “mengembangkan fungsi tubuh lainnya untuk bertahan hidup”. Maka dari itu bentuknya aneh-aneh. Bahkan Si Pemegang Puncak Rantai Makanan (Manusia) juga kesusahan untuk menjelajahi laut dalam. Rekornya hanya mencapai 332 meter dibawah permukaan laut.

Barreleye Fish juga sama hal-nya, dengan kepala yang terisi cairan transparan membuat mereka mendapatkan sedikit cahaya untuk melihat bayangan dari mangsanya serta untuk melihat jalan. Barreleye Fish juga baru terekam kembali tahun 2021 kemarin. Sehingga masih sedikitnya info tentang bagaimana mereka hidup?, siapa predatornya ?, bagaimana cara mereka berkembang biak? dan banyak lainnya yang belum terungkap. Tetapi beruntunglah dia tidak memakan manusia, seperti Megalodon 😅.
Baca lebih ilmiahnya di link referensi di bawah ya. Silahkan clap hand dan komennya untuk saran cerita wildlife selanjutnya. Terima kasih karena kamu udah mampir 🤩.